Sebelum itu…

Pastikan kalian sudah memasang distribusi Linux sebagai sistem operasi komputer atau laptop, kalian bebas memilih distribusi Linux apa saja. Kalau kalian bingung memilih yang mana, aku rekomendasikan distribusi Linux yang mudah dipasang dan populer seperti Ubuntu atau Manjaro.

Selain dengan memasang distribusi Linux sebagai sistem operasi, kalian dapat menggunakan Windows Subsystem for Linux (WSL) atau aplikasi Termux bagi pengguna ponsel Android untuk menjalankan perintah-perintah Linux.

Apa itu Shell?

Shell adalah program untuk meneruskan perintah yang kalian ketik ke sistem operasi untuk dieksekusi. Selama ini, sudah ada banyak jenis shell, antara lain Bash, Csh, Zsh, dan Fish.

Jika kalian pengguna Ubuntu, bawaan shell yang digunakan ialah Bash, yang merupakan akronim dari Bourne-again shell.

Mengenal terminal emulator

Kalian memerlukan aplikasi terminal emulator agar bisa berinteraksi dengan shell. Aplikasi ini umumnya bernama Terminal, kalian dapat mencarinya pada daftar aplikasi distribusi Linux yang sekarang kalian gunakan.

Setiap distribusi Linux namanya mungkin berbeda-beda, kalau kalian pengguna KDE, nama aplikasi terminal emulator-nya adalah Konsole atau GNOME Terminal kalau kalian menggunakan GNOME sebagai desktop environment.

Waktunya bermain-main…

Saatnya membuka aplikasi terminal emulator pada distribusi Linux yang kalian gunakan sekarang ini.

Kira-kira, terminal emulator akan menampilkan seperti di bawah ini…

[email protected]:~$

Mungkin agak berbeda dengan punya kalian, karena setiap distribusi Linux mempunyai gayanya masing-masing.

Itulah yang bernama shell prompt, kalau itu sudah muncul artinya shell sudah siap menerima perintah untuk dieksekusi.

Ayo coba perintah sederhana ini, ketik date pada terminal emulator untuk menampilkan tanggal dan waktu saat ini.

[email protected]:~$ date
Wed Mar 24 14:55:50 +07 2021

Kemudian coba perintah lain, yaitu cal untuk menampilkan kalender.

[email protected]:~$ cal
     March 2021
Su Mo Tu We Th Fr Sa
    1  2  3  4  5  6
 7  8  9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Tips untuk kalian, tekan tombol panah atas untuk menampilkan perintah yang sudah pernah dijalankan.

Keluar dari sesi terminal dengan perintah exit atau menggunakan tombol CTRL + D.

[email protected]:~$ exit

Selanjutnya…

  1. Menavigasi direktori
  2. Memanipulasi file dan direktori