Alias berfungsi sebagai shortcut perintah pada terminal, sehingga kalian tidak perlu mengetik perintah panjang-panjang lagi pada terminal.

Cara membuat alias

Untuk membuat alias caranya simpel, kalian hanya perlu membuat nama alias dan perintah yang ingin dijalankan saat alias dipanggil.

$ alias nama_alias="perintah_yang_ingin_dijalankan"

Cara menggunakan alias, cukup jalankan nama alias yang sudah kalian buat seperti pada contoh berikut.

$ alias l="ls -lAh"
$ l
total 15K
drwx------ 2 aditya aditya 3.5K Jan 10 21:10 123
drwx------ 2 aditya aditya 3.5K Jan  7 22:52 Books
drwx------ 2 aditya aditya 3.5K Jan  7 22:52 Documents
-rw------- 1 aditya aditya   22 Jan 10 21:08 a.gz

Cara menambahkan alias ke .bashrc

Kalian dapat memasukkan alias ke dalam file .bashrc, agar alias-alias tersebut dimuat secara otomatis saat menggunakan Bash.

Pertama, edit file .bashrc dengan teks editor kesayangan kalian.

$ nano ~/.bashrc

Kemudian tambahkan alias-alias punya kalian pada file .bashrc.

Berikut contoh alias yang dapat kalian tambahkan ke file .bashrc.

alias cp="cp -i"
alias mv="mv -i"
alias rm="rm -i"

Simpan file .bashrc kemudian muat ulang .bashrc.

$ source .bashrc

Cara melihat daftar alias

Untuk melihat daftar alias yang telah tersedia pada terminal, cukup jalankan perintah berikut.

$ alias -p

Contoh alias

Berikut ini beberapa contoh alias yang dapat kalian tambahkan pada file .bashrc.

# ganti direktori
alias .="cd .."
alias ..="cd ../.."
alias ...="cd ../../.."
alias ....="cd ../../../.."
alias .....="cd ../../../../.."

# mode interaktif
alias cp="cp -i"
alias mv="mv -i"
alias rm="rm -i"
alias ln="ln -i"

# list direktori
alias ls="ls --color=auto"
alias l='ls -lAh'
alias ll='ls -l'